Ini Cara Chat Commerce Mengubah Kebiasaan Masyarakat

Home / Gaya Hidup / Ini Cara Chat Commerce Mengubah Kebiasaan Masyarakat

Saat ini penggunaan aplikasi chat dan messaging mulai menyaingi kepopuleran media sosial, khususnya untuk pengguna aktif setiap harinya. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Business Insider Intelligence bahkan menyebutkan di kuartal 3 tahun 2015 saja pengguna aplikasi chat dan messaging berada di angka 2,9 triliun, lebih besar dibandingkan pengguna media sosial yang hanya 2,4 milyar saja di periode yang sama. Nilai tersebut bahkan meningkat di tahun 2016. Banyak profesional bahkan menjuluki tahun 2016 lalu sebagai tahunnya chat commerce.

Hal ini tentu saja memberikan kesempatan bagi para pemilik bisnis untuk mengembangkan usaha mereka lebih besar lagi dengan cara memanfaatkan tren kepopuleran chat ini. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan chat commerce di e-commerce yang mereka miliki. Penerapan ini bahkan digadang-gadang sukses mengubah kebiasaan seseorang dalam berbelanja. Bagaimana caranya?

Menjadi channel utama saat berinteraksi dengan pelanggan

Pelaku chat commerce tertarik dengan aplikasi tersebut karena mudah untuk digunakan, memiliki tampilan yang ramah pengguna serta lebih personal bila dibandingkan dengan channel lain seperti email atau social media. Hal itu juga yang membuat chat commerce menjadi channel utama bagi e-commerce untuk melakukan interaksi dengan pelanggan.

Chat commerce memberikan cara yang lebih nyaman bagi penggunanya untuk memperkenalkan produk mereka sekaligus membuka peluang bahkan memudahkan proses transaksi. Inilah kemudian yang membuat para pelaku e-commerce berusaha mengubah kebiasaan serta kenyamanan para pelanggan dalam melakukan belanja online.

Selain itu, pelanggan tentu tidak ingin menunggu konfirmasi pemesanan produk atau komplain terlalu lama. Mereka ingin respon yang cepat dan tentunya berkualitas. Hal ini hanya bisa dilakukan dengan chat commerce.

Jual beli bisa dilakukan dengan chat commerce

Hal yang paling penting dalam sebuah transaksi adalah proses pembayaran. Agar seorang pelanggan mau melakukan pembayaran, tentu ia harus percaya dengan e-commerce yang terlibat. Bila kemudian seorang pelanggan tidak mau membayar, tentu ada yang salah dengan e-commerce tersebut, entah itu karena ia merasa kurang nyaman dengan model pembayaran yang ditawarkan atau bahkan hanya masalah penjelasan yang kurang meyakinkan. Penggunaan chat commerce sangat efektif dalam membangun personal relationship antara suatu brand dengan customer nya dan juga komunikasi yang terjadi adalah komunikasi dua arah dan sangat contextual.

Pemilik usaha dapat menjelaskan secara rinci mengenai manfaat serta bagaimana cara menggunakan produk mereka kepada pelanggan. Dengan penjelasan tersebut, pelanggan tak akan ragu untuk melakukan pembayaran terhadap produk yang akan dibeli.

Selain itu, chat commerce juga memudahkan pelanggan untuk memilih metode pembayaran yang ia suka. Beberapa transaksi bahkan dapat dilakukan tanpa perlu keluar rumah serta lebih cepat dilakukan ketimbang metode pembayaran online lain. Kepercayaan pelanggan juga dapat terjaga dengan hubungan personal antar penjual dan pembeli.

Itulah bagaimana trend chat commerce mengubah kebiasaan berbelanja masyarakat. Jadi, masihkah Anda memanfaatkan trend lama untuk mengembangkan bisnis Anda? Kini saatnya Anda beradaptasi dengan teknologi masa kini agar tidak tertinggal oleh para pesaing usaha Anda.

 

sumber: https://blog.prismapp.io/ini-cara-chat-commerce-mengubah-kebiasaan-berbelanja-masyarakat/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *